Selasa, 08 Agustus 2017

Debian

Debian
          Debian adalah sebuah sistem operasi bebas, keluaran dari Linux yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak pengembang Debian yang tergabung dalam proyek Debian. Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya  menggunakan kernel Linux, sehingga popular dengan nama Debian GNU/Linux. Debian GNU/Linux adalah basis distribusi lainya termasuk Knoppix, Linspire, Linux Mint, Backtrack, MEPIS, Xandros, dan keluarga Ubuntu.
Langkah-langkah instalasi Debian:

1.Klik tombol New pada Virtual Box. (Kiri Atas). Kemudian isikan Nama mesin virtual yang akan anda buat, kemudian isikan tipe OS yang akan diinstall, kemudian isikan versi OS yang akan diinstall, kemudian klik Next. lebih lengkapnya lihat pada gambar dibawah.

2. Selanjutnya Akan muncul jendela untuk mengatur memory / RAM yang akan digunakan didalam Mesin Virtual, disini saya mengisikan RAM 512mb atau ½ GB. Kemudian klik next-next saja sampai ke partisi HDD.

3. Selanjutnya isi partisi HDD yang akan digunakan bebas mau berapa saja.tapi,disini saya hanya menggunakan 40GB saja.Lalu klik Create.

4. kemudian kita masuk ke pengaturan,lalu pilih sistem.setelah itu kita centang “optical” sama “hard disk” yang ada di kotak boot order. 

5. masih di pengaturan,selanjutnya kita pilih Storage kemudian klik gambar cd yang ada di pojok kanan atas,setelah itu masukkan iso debiannya. Klik OK

6. kalo sudah di setting,langsung saja mulai instalasinya dengan mengklik “start” maka akan muncul tampilan seperti ini. pilih instal lalu enter

7. Pilih Bahasa yang digunakan, Saya Pilih English. Kemudian Tekan ENTER.

8. Masukkan lokasi, Lalu Tekan ENTER.


9. Pilih keyboard,disini saya memilih american english.tekan enter

10. kemudian tunggu


11.Untuk alama server DNS saya kosongi, Kemudian Enter Lanjutkan.

12. Masukkan Nama Host, bebas terserah anda.disini saya isikan acp(nama jurusan) Kemudian pilih Lanjutkan.

13. Masukkan Nama Domain, disini saya isikan sama seperti sebelumnya yaitu acp Cuma di tambahkan sch.id. bebas mau .com , .net . dsb. lalu Pilih Lanjutkan.

14. Masukkan Kata Sandi Root. Kemudian Lanjutkan.

15. Untuk Metode Pemartisian Harddisk Saya Menggunakan Metode pemartisian Manual. Kemudian ENTER.

16. Enter Lagi.

17. Kemudian isikan jumlah partisi,saya mengambil ½ dari partisi awal yaitu 20GB   

18.pilih primary,tekan enter

19.pilih “done setting up the partition”,tekan enter

20.  nah untuk hasil akhirnya kira-kira seperti ini,larat sedikit seharusnya untuk /home itu “primary” bukan “logical”. Kalo sudah pilih finish 

21. pilih no,tekan enter

22. tunggu saja 

23. karena disini saya hanya menggunakan debian bacic teks atau CLI,maka hanya memilih “standard system utilities” dengan cara tekan space untuk memunculkan bintang dan sebaliknya.kalo sobat ingin berbasic desktop tambahkan “debian desktop environment”. Kemudian pilih continue dan enter

23. wait

24. pilih yes,tekan enter

25. untuk selanjutnya lihat gambar

wait

26. untuk login ketik root dan masukan password yang sudah anda buat sebelumnya.klo berhasil hasilnya akan seperti dibawah ini
Ketik root kemudian masukan Password...........





Dan sekarang setting ip address
---

Masukan perintah seperti di bawah ini

Kemudian untuk setting ip address masukan ip addr,netmask,broadcast dsb seperti yg ada di gambar berikut ini

Kemudian masukan perintah berikut untuk mengSave ip yg sudah kita ubah

Lalu,setelah sedemikian rupa maka ip yang sudah kita rubah pun akan  berubah

Ok dan selesai.........